Akankah Hidayah Terus Bersamaku

Akankah hidayah terus bersamaku,,

Allah telah menciptakan manusia sebagai salah satu penghuni yang mengisi bumi ini. Berbagai macam bentuk manusia Allah ciptakan. Ada diantara mereka yang berkulit putih, ada juga yang berkulit hitam. Ada kaum pria dan adapula kaum wanita.
Tak hanya bentuk mereka yang berbeda, suku dan adatnya pun masing-masing berbeda.
Kemudian perbedaan yang didapati didiri-diri mereka tidak hanya berkenaan dengan fisiknya saja. Ternyata perbedaan pun dapat ditemukan dalam permasalahan keagamaan mereka.

Alhamdulillah dengan segala keaagungan yang di miliki oleh Allah, kita termasuk kedalam golongan yang beragama islam. Tak berhenti disitu saja, Allah pun menjadikan kita dapat berada diatas Sunnah Rasululloh sholallohu alaihi wassalam. Allah berikan hidayah kepada kita dimana tak semua manusia mendapatkan hidayah ini.
Namun, timbul suatu pertanyaan dalam permasalahan ini.

 akankah hidayah ini terus berada didiri kita ?
 atau akankah hidayah yang telah diberikan ini dihilangkan oleh Allah dari diri kita ? ''

Jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut,...
Ya,,, sangat mungkin hal itu terjadi dalam diri kita.
Bisa saja dahulunya seseorang berada diatas hidayah kemudian perlahan ternyata hidayah tersebut memudar dan bahkan sirna tak tersisa dari dirinya.
Ini sangat mungkin terjadi wahai saudaraku fillah...

Pernahkan sekilas saja engkau mendengar salah satu  sabda Nabi Muhammad :
إن القلوب بين أصبعين من أصابع الله يقلبها كما شاء

'' sesungguhnya hati seorang manusia itu berada diantara dua jari dari jari jemari Allah, Allah akan membolak-balikkannya kapan Dia inginkan ''

Demikanlah hakekat dari hati seorang manusia.
Sangat memungkinkan, di hari yang cerah ini hati seseorang bisa menerima kebenaran. Dan bisa jadi sore nanti, hatinya menolak mentah-mentah hidayah tersebut.

Maka wahai saudaraku fillah,...
Satu hal yang ingin ku ingatkan kepadamu,

'' janganlah pernah merasa aman terhadap keadaanmu saat ini , tanamkan rasa takutmu kepada Allah, tancapkan dalam jiwa kekhawatiran untuk terjatuh kedalam kesesatan.
Sungguh hati ini lemah.....
Sungguh fitnah ini kuat bagaikan badai yang memporakporandakan bumi.....

Berhati-hatilah wahai saudaraku....

Jangan sampai syaithon masuk kedalam dirimu kemudian membisikkanmu untuk merasa aman dari kesesatan...
Jangan sampai hatimu sombong untuk menerima hidayah....

Jadilah engkau seseorang yang selalu mengawasi hati, akal pikiranmu serta amalanmu agar selalu berada di rel kebenaran...
Luangkan perhatian yang lebih besar untuk perkara hidayahmu dari pada perhatianmu kepada harta dan jabatanmu...

Berdoalah engkau sebagaimana orang-orang sholeh yang berdoa kepada Allah meminta agar hidayah ini selalu ada dalam dirimu.....

ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذهديتناوهبلنا من لدنك رحمة إنك أنت الوهاب
"Ya robb kami,,janganlah engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah engkau beri petunjuk kepada kami,,dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisimu,,sungguh engkaulah maha pemberi karunia.."

Begitu pula, biasakan lisanmu untuk berdoa sebagaimana doa yang di ucapkan oleh Nabi Muhammad :

يامقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
"Ya (Allah) dzat yang membolak-balik kan hati,,tetapkanlah hati kami di atas agamamu.."

Semoga Allah menjaga kita semuanya...
Semoga Allah menganugrahkan keistiqomahan kepada kita sampai hari kita bertemu denganNya...

Boyolali, 10 Robi'ul Awwal 1437 H

penulis:
Forum
"S O S" ilmiyyah...

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Setiap komentar akan dimoderasi