
<Syaikh Shalih bin Fawzan al Fawzan hafizhahullah
Pertanyaan:
Seseorang mandi pada hari Jumat dengan niat mandi junub, wajibkah dia berwudhu?
Jawaban:
Jika dia berniat masuknya wudhu dalam mandi lalu dia menyiram air ke seluruh tubuhnya, tidak mengapa berdasarkan sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam,
'Hanyalah amalan itu tergantung niatnya dan sesungguhnya setiap orang akan dibalas sesuai apa yang dia niatkan."
Namun jika dia tidak meniatkan masuknya wudhu dalam mandi, maka dia harus berwudhu.
http://t.me/ukhwh
دخول الوضوء في الإغتسال.
○ سئـل الشيـخ العلامـة /
صالح بن فوزان بن عبد الله الفوزان
- حفظـه الله ورعـاه -
السـ ⇓⇓ ـؤال :
● رجلٌ اغتسل يوم الجمعة بنيةِ غُسل الجنابة فهل يجبُ عليهِ أن يتوضأ ؟
فأجـ ⇓⇓ ـاب حفظــه الله :
《إذا نوى دخول الوضوء في الاغتسال وعمم الماء على جسمهِ فلا بأس لقولهِ (صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ)" إِنَّمَا الأعْمَالُ بِالنِيَات وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوى "
● أما إذا لم ينوي دخول الوضوء في الاغتسال فلا بُد من الوضوء》 .
___
رابط الصوتية ::
http://cutt.us/JBia7
Tidak ada tanggapan
Posting Komentar
Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Setiap komentar akan dimoderasi